Setelah 6 bulan sejak wisuda, perasaan dan hidupku campur aduk. Menjadi pengangguran tak tahu arah dan tak tahu masa depan akan seperti apa. Rasanya campur aduk ketika mager membuat CV untuk melamar pekerjaan, bingungnya mencari pekerjaan dan memilih untuk melamar kemana, ribetnya mengurus berkas lamaran, senangnya pertama kali lolos administrasi, mendapat panggilan psikotes dan interview, bimbangnya menunggu pengumuman, dan kecewa ketika gagal saat proses seleksi. Lalu berlanjut lagi untuk mencoba melamar dan senang ketika mendapat undangan psikotes lagi, senang ketika mendapat telpon untuk wawancara dengan user. Tetapi sedih lagi ketika tidak mendapat hasil lagi. Perasaan campur aduk ketika sedang mencoba dan gagal lagi. Dan dipatahkan oleh pertanyaan orang sekitar ‘Kenapa belum kerja?’ Oh… rasanya menyakitkan ketika dibandingkan dengan orang lain yang sudah mencapainya terlebih dahulu. Rasanya campur aduk ketika harus menghadapi permasalahan yang macam – macam dan sulit seka...