Setelah 6 bulan sejak wisuda,
perasaan dan hidupku campur aduk. Menjadi pengangguran tak tahu arah dan tak
tahu masa depan akan seperti apa. Rasanya campur aduk ketika mager membuat CV
untuk melamar pekerjaan, bingungnya mencari pekerjaan dan memilih untuk melamar
kemana, ribetnya mengurus berkas lamaran, senangnya pertama kali lolos
administrasi, mendapat panggilan psikotes dan interview, bimbangnya menunggu
pengumuman, dan kecewa ketika gagal saat proses seleksi. Lalu berlanjut lagi
untuk mencoba melamar dan senang ketika mendapat undangan psikotes lagi, senang
ketika mendapat telpon untuk wawancara dengan user. Tetapi sedih lagi ketika
tidak mendapat hasil lagi.
Perasaan campur aduk ketika
sedang mencoba dan gagal lagi. Dan dipatahkan oleh pertanyaan orang sekitar ‘Kenapa
belum kerja?’ Oh… rasanya menyakitkan ketika dibandingkan dengan orang lain
yang sudah mencapainya terlebih dahulu. Rasanya campur aduk ketika harus
menghadapi permasalahan yang macam – macam dan sulit sekali menghadapinya
ketika tidak mempunyai penghasilan.
Semua Perasaan tersebut
mengakibatkan pola hidupku berantakan. Sulit sekali tidur malam. Tapi ketika
pagi hingga sore yang harusnya waktu untuk berakifitas dan bersosialisasi aku
ngantuk sekali. Overthinking terus menerus dan melampiaskan semua perasaanku
dengan tidur. Aku bisa kapan saja makan dan tidak makan. Setiap hari hanya
berdiam diri di kamarku. Rasanya malas untuk keluar rumah dan takut bila
ditanya oleh orang sekitar ‘Kenapa belum kerja?’
Aku terus mencoba untuk berpikir
positif bahwa proses setiap orang itu berbeda. Ada waktunya masing – masing.
Namun, sulit sekali untuk melakukannya. Tapi lama – lama aku berpikir, sekarang
bukan waktunya untuk takut dan berantakan seperti ini. Setiap kondisi, setiap
sensasi yang dirasakan pasti akan selesai. Pasti ada waktunya untuk berhenti.
Sekarang adalah waktunya untuk menjalani dan menikmati sensasi itu.
Bagaimanapun kondisinya pasti akan selesai pada waktunya. Dan pasti kondisi
tersebut akan berganti dengan yang lainnya.

Komentar
Posting Komentar