Hari ini usiaku bertambah juga sekaligus berkurang. Hari ini usiaku 24 tahun. Waktu berjalan cepat sekali ya. Satu tahun ini hidupku terasa jungkir balik. Setahun lalu, aku senang merasakan usiaku yang ke 23 tahun ketika sudah mendapatkan pekerjaan pertama. Makan sushi yang sudah aku idam-idamkan, beli hp baru yang sudah kuharapkan bertahun-tahun, merayakan bersama teman-teman. Senang sekali. Lalu lari pagi di Gatsu bandung, jajan malam ke lengkong kecil, main ke tahura, hiking ke Gunung Manglayang, Nonton di TSM, naik Bandros di Alun-alun Bandung, Makan di Resto Atmosphere, lari di Kiara Artha, masak seblak di kostan, meeting di ITB, sholat di Masjid Salman, Kajian di Masjid TSM, jajan Ramen, Jajan Seblak. Dan masih banyak yang lainnya. Senang sekali. Aku bisa mengerjakan sebuah website, ketemu dan kenal dosen di ITB, kenal orang di BIG, pengalaman yang tidak aku lupakan. Aku juga mencoba mendaftar pekerjaan lagi. Ikut RBB Bumn yang ketiga tapi gagal di tahap bahasa inggris. Daft...
Tahun 2024 sudah terlewati. Banyak siklus yang sudah terjadi. Banyak hal-hal di luar dugaan menghampiri. Di awal tahun aku sudah mulai bisa menerima bahwa pekerjaan yang aku inginkan itu pasti akan aku dapatkan. Aku pasrah. Dimulai dengan mengikuti bootcamp pemrograman Golang selama 2 bulan dan masih freelance mengajar privat. Lalu ada satu kejadian yang membuat aku kesal dengan diriku sendiri ketika lcd laptopku pecah. Aku stress. Aku tidak punya uang cukup untuk memperbaikinya. Namun, tanpa disangka aku mendapatkan rezeki yang sesuai dengan harga lcd tersebut. Dan aku nekad dengan mengganti layar lcd itu sendiri untuk menghemat biaya. Alhamdulillah akhirnya bisa. Setelah itu, aku mulai membiasakan diri untuk rutin sholat dhuha lalu aku catat melalui google calendar. Kemudian ketika aku sampai di titik paling pasrah ketika bulan puasa, datanglah tawaran pekerjaan dan aku langsung ambil pekerjaan tersebut. Aku jalani pekerjaan itu dengan segenap hatiku karena ini perdana aku merasakan ...