Tahun 2024 sudah terlewati. Banyak siklus yang sudah terjadi. Banyak hal-hal di luar dugaan menghampiri.
Di awal tahun aku sudah mulai bisa menerima bahwa pekerjaan yang aku inginkan itu pasti akan aku dapatkan. Aku pasrah. Dimulai dengan mengikuti bootcamp pemrograman Golang selama 2 bulan dan masih freelance mengajar privat.
Lalu ada satu kejadian yang membuat aku kesal dengan diriku sendiri ketika lcd laptopku pecah. Aku stress. Aku tidak punya uang cukup untuk memperbaikinya. Namun, tanpa disangka aku mendapatkan rezeki yang sesuai dengan harga lcd tersebut. Dan aku nekad dengan mengganti layar lcd itu sendiri untuk menghemat biaya. Alhamdulillah akhirnya bisa.
Setelah itu, aku mulai membiasakan diri untuk rutin sholat dhuha lalu aku catat melalui google calendar.
Kemudian ketika aku sampai di titik paling pasrah ketika bulan puasa, datanglah tawaran pekerjaan dan aku langsung ambil pekerjaan tersebut.
Aku jalani pekerjaan itu dengan segenap hatiku karena ini perdana aku merasakan bekerja full- time.
Namun, setelah satu bulan ketika aku mendapat gaji pertamaku. Aku langsung mendapat kabar bahwa project pekerjaanku dibatalkan. Hati dan pikiranku blank seketika. Aku bingung harus mengambil langkah apa. Kadang terbesit dalam hatiku aku protes "kenapa aku harus mengalami ini?" Tapi lagi-lagi aku ingat bahwa semua yang terjadi pasti ada hikmahnya dan sudah ditentukan.
Lalu kebetulan di kantorku ada posisi kosong untuk project membuat website. Aku langsung ambil saja pekerjaan tersebut ketika ditawari walaupun aku belum banyak menguasai bidang tersebut.
Aku jalani pekerjaan tersebut sampai kontrak selesai sambil belajar membuatnya. Aku jalani dengan sepenuh hatiku sambil menguasai ilmu baru, bertemu orang-orang baru, menikmati hari-hari bersama teman-temanku, jajan sepuasku, belanja keperluanku, berkunjung ke tempat baru, mencoba mendaki gunung, lari setiap pagi, belajar menggunakan makeup, ikut kajian rutin, juga yang lainnya.
Dan yang paling aku syukuri aku bisa membantu keluargaku walau nominalnya belum besar.
Aku juga bisa ikut cpns yang aku kira tidak akan lolos, nyatanya aku bisa melewatinya sampai tahap skb. Walupun sepertinya akan terhenti di skb saja. Tapi tak apa aku bersukur bisa merasakannya.
Tapi sekarang aku belum bekerja lagi. Aku sampai di titik bingung dengan diriku sendiri. Motivasi dan semangatku untuk bekerja lagi hilang. Aku belum ingin apa-apa. Dan aku juga bingung harus apa.
Semoga tahun ini aku mendapatkan pekerjaan lagi dan mendapat penghasilan lebih banyak lagi. Semoga semua sedih dan amarah dalam diriku mulai hilang dan digantikan dengan kebahagian dan nikmat yang tak terkira dan tak kusangka. Semoga aku bisa kuliah lagi. Semoga aku juga bisa bertemu dengan jodohku. Semoga aku bisa traveling dan mencoba berbagai kuliner. Semoga banyak cerita bahagia dariku. Semoga aku bisa semakin menerima takdir. Dan semoga aku bisa selalu bersyukur dan tidak menyalahkan takdir. Aamiin.

Komentar
Posting Komentar